Bangun dari Mimpi

Tinggalkan komentar

Ah… rasanya bagai bangun dari mimpiku. Tidak terasa 8 bulan blogku tidak terurus karena aq kosentrasi sama keluargaku tercinta. Semoga kedepan aq bisa diberi kesabaran sama Allah SWT dan bisa memberikan sharing file kepada semuanya…

Hari ini… Surabaya dan Jawa Timur diguncang isu gempa!!!

Tinggalkan komentar

surabaya-in-the-night

Alhamdulillah…. itulah kata yang harus kami ucapkan untuk hari ini. Mengapa? di wilayah Jawa Timur dan kota Surabaya pada khususnya diguncang isu gempa 8,8 SR pada pukul 13.00 WIB. Jelas hal ini bikin penduduk se-antero Jawa Timur. Banyak yang termakan isu tersebut tetapi alhamdulillah kami tidak termakan isu tersebut.

Wah bener-bener ulah orang kurang pekerjaan, bikin ulah koq terlalunya…. Pekerjaan yang sia-sia. Semoga kota-kota di Indonesia dan kota Surabaya tidak terkena isu gempa lagi… Amin

Top Ten Webhosting Provider in Indonesia / 10 Besar Provider Web Hosting Indonesia

1 Komentar

Anda ingin membuat website atau ingin mengelola hosting??? tetapi anda bingung mau di taruh dimana file website anda??? Bingung… YA!! karena saya tidak tahu harus dimulai dari mana…???

Nah sekarang tidak usah bingung lagi… nih aq bantu untuk memilih provider hosting untuk website anda (khusus di Indonesia, kalo negara lain cari sendiri deh…. :D)

Adalah webhosting.info, website yang berasal dari negara sepakbola mas Kaka dan Pato ini (sebut Brazil) sudah 2 tahun terakhir  melakukan survei terhadap perusahaan provider webhosting di seluruh negara di dunia. Trus kalo indonesia??? Nah untuk Indonesia, ini saya kasih daftar 10 besar provider indonesia untuk webhosting:

Top Hosting Companies in Indonesia

Rank Hosting Company Market Share Total Domains
1 MASTERWEBNET.COM 11.7799 % 16,725
2 IDWEBHOST.COM 9.5254 % 13,524
3 MASTERWEB.NET 6.6834 % 9,489
4 EAZYSMART.COM 6.1439 % 8,723
5 RUMAHWEB.COM 6.0946 % 8,653
6 ARDHOSTING.COM 4.8507 % 6,887
7 KOTAHOSTING.COM 2.8258 % 4,012
8 QWORDS.COM 2.0961 % 2,976
9 JAGOANHOSTING.COM 1.8566 % 2,636
10 PLASAHOSTING.COM 1.727 % 2,452

dan kalo statistik berdasarkan pelanggan (15 besar) bisa lihat dibawah ini:

Semoga bermanfaat… 😀

TIPS MEMPERBAIKI DRIVER HARDWARE

9 Komentar

Pernahkah kita disaat melakukan installasi software Windows XP, lalu kita menemukan ada beberapa driver yang tidak mendukung/tidak ada dalam database Windows XP, sementara kita tidak memiliki program installer? Sekarang anda tidak perlu khawatir karena ada tips yang saya ambil dari Blog Mr. IT Guy (Thanks to Mas Pandu 🙂 )

Hal yang sebelumnya Anda ketahui, semua device sejak jaman PCI sampai sekarang selalu memiliki Vendor ID dan Device ID. 2  informasi ini yang harus kita temukan. Adapun cara menemukan Vendor ID dan Device ID adalah sebagai berikut:

Pertama, buka Windows Explorer. Temukan “My Computer”, lalu klik-kanan dan pilih “Properties”:

Akan terbuka Window “System Properties”. Pilih tab “Hardware” lalu klik tombol “Device Manager”:

Akan terbuka Window “Device Manager”. Perhatikan dalam contoh saya, ada 1 device yang tak dikenal, berjudul “Audio Device on High Definition Audio Bus”. Klik kanan device tersebut, dan pilih “Properties”:

Akan terbuka box properties device yang bersangkutan. Klik pada tab “Details”, dan pastikan “Property” yang terpilih adalah “Device Instance Id”:

Perhatikan informasi yang tertera. Ada 2 informasi yang paling penting: Vendor ID (dalam contoh di atas, VEN_10EC) dan Device ID (dalam contoh di atas, DEV_0883). Catat kedua informasi (vendor = 10EC dan device = 0883).

Cara menemukan informasi Device tersebut
Nah, sekarang Anda kunjungi situs ini di mana Anda bisa menemukan informasi divais (www.pcidatabase.com). Masukkan Vendor ID dan Device ID yang Anda temukan:

Voila! Anda sekarang tahu device tersebut buatan siapa, sehingga Anda tidak perlu salah pilih. Atau, Anda sekarang tahu bisa men-download driver yang tepat dari mana

Ini sangat penting terutama jika vendor yang bersangkutan membuat lebih dari 1 device sejenis. Sebagai contoh, terdapat macam2 driver untuk LAN buatan Realtek, seperti 8019, 8029, 8100, dst. Mana yang harus dipakai? Dengan bantuan http://www.pcidatabase.com, Anda tidak perlu takut salah memilih device:

Semoga bermanfaat. :D, Sekali lagi thanks to mas Pandu The IT Guy.

Sejarah singkat WWW – Netscape – Mozilla

2 Komentar

Salah satu lembaga dunia yang pertama-tama terhubung ke jaringan internet adalah Conseil Europeen pour la Recherche Nucleaire (CERN), badan penelitian nuklir Eropa yang bermarkas di Jenewa, Swiss. Beranggotakan 9.000 fisikawan, badan tersebut menghadapi sebuah masalah, yakni menemukan cara agar para ilmuwan bisa saling berbagi catatan, naskah ilmiah, foto dan grafik. Solusi datang dari seorang programer bernama Tim Berners-Lee.

Pada 1979, mahasiswa pascasarjana di CERN itu menulis sebuah program primitif yang memungkinkan orang saling bertukar dokumen elektronik. Tetapi, waktu itu, ia tak mampu menyelesaikannya dan upaya tersebut dihentikan.

WWW

Pada 1990, Berners-Lee, yang kali ini berusia 35 tahun, berpikir ulang dan menghidupkan kembali proyeknya. Kali ini ia bekerja dengan sebuah mesin yang sangat canggih, komputer NeXT buatan Steve Jobs (pendiri Apple). Kebetulan, komputer tersebut memiliki paduan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat untuk menampilkan informasi secara visual.

Selama beberapa bulan, Berners-Lee menulis ulang program komputernya dan berhasil menciptakan browser, sejenis perangkat penjelajah internet. Ia juga membuat beberapa halaman web yang bisa diakses. Ini adalah versi pertama dari World Wide Web, nama yang dicetuskan sendiri oleh Berners-Lee dan biasa disingkat WWW.

Apa yang diciptakan Berners-Lee adalah seperangkat kode–dinamai Hyper Text Markup Language (HTML)–untuk mengatur tampilan pada halaman web. Sementara itu, halaman tersebut bisa diakses melalui Hyper Text Terminal Program (HTTP).

Tahun 1992, salah seorang mahasiswa di National Center for Supercomputer Applications (NCSA) di University of Illinois melihat beberapa literatur WWW dan tertarik mendalaminya. Ia mengambil beberapa program yang disediakan secara gratis dan menunjukannya kepada seorang teman bernama Marc Andreessen.

Mosaic

Segera tim NCSA membuat program serupa. Andreessen sebenarnya bukan pemrogram jempolan. Tapi, ia pandai membujuk. Ia berhasil meyakinkan hacker jagoan, Eric Bina, untuk bergabung. Lahirlah browser bernama Mosaic. Apa yang dihasilkan Bina lebih canggih dibandingkan produk Berners-Lee. Mosaic lebih sederhana dan logis sehingga mudah digunakan, termasuk oleh orang awam.

Di awal 1994, koran New York Times menulis artikel tentang Mosaic. Tulisan itu menarik minat Jim Clark, mantan pengajar di Stanford yang menjadi pebisnis. Ia segera mengontak Andreessen yang saat itu telah lulus dan bekerja di California.

Mereka mendirikan Mosaic Communications untuk membuat browser yang lebih baik lagi. Tapi, University of Illinois keberatan karya kampus dikomersialkan. Andreessen dan Clark mengubah nama perusahaan dan produk mereka menjadi Nestcape.

Keputusan Nestcape untuk memberikan perangkat lunak secara gratis membawa internet kepada publik yang semakin luas. Pada akhir 1994, banyak orang mulai menggunakan browser. Tanpa dipicu penanaman modal, halaman web bertumbuh di internet. Setiap minat diwakili. Setiap hobi muncul. Karena mudah, semua orang bisa membuat halaman web.

Saham Publik

Pada Agustus 1995, Nestcape melakukan penawaran saham publik. Orang berlomba-lomba ingin menjadi bagian dari kisah sukses ini. Saham Andreessen di perusahaan itu mendadak menjadi bernilai $100 juta. Padahal, ia belum pernah menulis satu baris kode program pun sejak bergabung di perusahaan itu.

Tetapi, kisah sukses itu segera dilibas Microsoft yang memunculkan Internet Explorer (IE). Bill Gates sadar bahwa masa depan perusahaannya bergantung pada kemampuan beradaptasi dengan internet, babak terbaru dari revolusi digital. Langkah Gates menjual IE satu paket dengan Windows memuat Nestcape mulai kehilangan pamor.

Nestcape–yang mendasarkan bisnisnya pada produk tunggal–berada di ujung tanduk. Perusahaan yang ikut meluncurkan ledakan internet itu malah tersesat sendiri. Ia tidak mempunyai sesuatu yang unik untuk
terus memimpin pasar. Akhirnya, program Nestcape dibuka kepada publik, menjadi open-source. Kini, ia hadir kembali dengan nama Mozila yang mulai populer menggeser IE.

Sumber: Netsains.com

Koleksi 10.000 Free Font

Tinggalkan komentar

Apabila anda ingin mengoleksi 10.000 font terbaru secara gratis, tidak salah apabila anda mencoba situs 1001freefonts.com.

Dibawah ini anda akan memperoleh beragam varian dari text font, antara lain:

3D
Animal
Arabic
Army/Stencil
Asian
Bitmap/Pixel
Brush
Calligraphy
Celtic
Christmas
Comic
Computer
Curly
Decorative
Distorted
Dotted
Famous
Fire
Gothic
Graffiti
Greek/Roman
Handwriting
Headline
Horror
Ice/Snow
Italic
LCD
Medieval
Mexican
Modern
Old English
Old School
Outline
Retro
Rock/Stone
Rounded
Russian
Sci Fi
Typewriter
Western

Tertarik? silahkan klik: http:/1001freefonts.com. Semoga bermanfaat 😀

Black Effect of Facebook

6 Komentar

black facebookTernyata asyik ya menggunakan Facebook itu? Pasti dong… dengan segudang layanan yang dimiliki oleh Facebok pasti membuat kita merasa nyaman dan betah bermain Facebook. Tapi ingat menggunakan Facebook jangan terlalu lama dan sering dikarenakan dapat membuat kita lupa belajar, lupa kerja, hingga lupa waktu. Ada beberapa riset yang dilakukan di luar negeri menerangkan bahwa Facebook ini dapat menyebabkan addicted alias kecanduan bagi siswa/mahasiswa sehingga dapat menurunkan prestasi akademik siswa/mahasiswa tersebut bahkan ada yang mendapatkan scorsing akibat kecanduan Facebook. Selain itu ada beberapa kasus kejahatan yang dilakukan oleh orang lain akibat menggunakan Facebook ini, semisal: penipuan, rasisme, hingga pembunuhan.

Black Effect of Facebook

  1. Broadcast effect: fasilitas wall yang dimiliki Facebook memungkinkan tiap orang yang telah berteman membaca dialog yang kita lakukan di wall. Sebagaimana tiap orang bisa membaca apa pun yang tertulis di sebuah tembok (wall) yang kita lewati. Cara terbaik memanfaatkan wall adalah mempelajari privacy setting. Ada yang menutup sama sekali fasilitas wall, tapi ada juga yang hanya membuka bagi yang menulis, namun jawaban kita sebagai pemilik akun, tak ditampilkan. Untungnya Facebook masih menyediakan fasilitas message yang masih menjaga percakapan hanya terjadi diantara pengguna message. Persis seperti fasilitas e-mail yang kita miliki.
  2. Self-Explore effect: tak dapat dipungkiri, Facebook pada akhirnya menjadi etalase pribadi paling efektif. Dalam bahasa pertemanan, Facebook bisa menjadi tempat menampilkan citra kesempurnaan diri bahkan sampai tingkat yang sangat detil dan sempurna (narcism) utamanya melalui rangkaian foto-foto yang melengkapi profile pemilik akun. Bagi yang menyadari narcism sulit dilakukan di dunia off-line (baca : dunia nyata), Facebook-lah tempatnya. Namun, bisa jadi malah sebaliknya bahwa bahkan di dunia online pun seseorang ternyata tidak juga bisa ‘memperbaiki citra diri’ mereka. Artinya, tetap saja humor dan lelucon yang sering dilakukan secara off-line, tetap mengikutinya di dunia online juga. Sah-sah saja. Karena akun Facebook adalah milik anda sendiri, maka andalah sutradara sekaligus investornya. Saran terbaik adalah tetap menjadi diri sendiri.
  3. Addiction effect: sulit mengingkari bahwa Facebook dengan segala fasilitasnya bisa menjadikan pemilik akun ketagihan. Sering kita baca ulasan di media bagaimana seorang pemilik akun Facebook begitu ketagihan, karena akhirnya dimanapun ia berada maka koneksi Facebook menjadi perhatiannya dari mulai berangkat kantor, di jalan, di kantor bahkan sampai kembali ke rumah. Pusat perhatiannya adalah Facebook. Dalam beberapa hal mungkin ini bisa mempengaruhi produktifitas kita. Bahkan penggunaan perangkat tertentu yang dengan cerdik memanfaatkan koneksitas antara lain dengan Facebook ini, bisa-bisa menciptakan autisme sosial: dimana saja, kapan saja asyik memainkan jemarinya hingga tanpa sadar lift yang ia tumpangi telah menyisakan ia seorang diri, bahkan sampai diibaratkan sang ibu akan membawa laptopnya ke surga karena tak mau kehilangan kontak dengan Facebook. Facebook memang mendekatkan yang jauh, tapi terkadang menjauhkan yang sudah dekat.
  4. Intelligence effect: dengan berbagai kemudahan mendapatkan informasi, Facebook memang bisa menjadi ‘agen rahasia’ bagi orang lain. Itulah yang kemudian memunculkan cerita sendu (bahkan seram) para pemilik akun. Buku Step by Step Facebook karya Sartika Kurniali mencatat beberapa kasus nyata yang terjadi sebagai akibat penggunaan Facebook. Karena itu banyaknya teman ‘maya’ yang dihimpun bukanlah sebuah ukuran. Saran terbaik memang tetap selektif melakukan proses add friend maupun confirm friend.

Popularitas situs jejaring sosial yang semakin hari semakin berkembang membawa dampak yang cukup besar bagi kehidupan seseorang di dunia nyata. Survei terbaru di Inggris, menyebutkan situs jejaring sosial seperti Facebook telah mengubah kehidupan individu/seseorang. Telegraph.co.uk, Minggu (3/5/2009) melansir dari sekira 1600 orang, hampir 50 persennya mengaku telah mengalami perubahan dalam hidupnya akibat keseringan menghabiskan waktu bermain situs jejaring sosial.

Hasil survey menunjukkan, orang-orang Inggris kini terkesan lebih tertutup alias introvert terhadap keluarga ataupun teman.

  • Introvert merupakan pribadi yang bersifat menyendiri dan biasanya lebih pendiam dan tertutup, sedikit bicara dan lebih suka menjadi pendengar yang baik dalam suatu kelompok. Orang introvert umumnya pendiam, sensitif, gampang terprovokasi, dan memiliki sedikit teman daripada kerumunan orang. Tak hanya itu, bermain situs jejaring sosial juga mengurangi waktu percakapan dengan panggilan telepon, atau mengirim pesan singkat kepada kawannya.

Inggris dapat dikatakan sebagai Negara yang kecanduan situs jejaring sosial, hampir 50% generasi mudanya memiliki akun di minimal satu situs jejaring. Sedangkan urutan kedua adalah Amerika Serikat dengan 40%, Perancis dengan 27%, dan Jepang dengan 33%.

Kesimpulan

Facebook memiliki segudang kelebihan dan kekurangan yang ada didalamnya. Nah dari uraian diatas kita dapat menarik beberapa kesimpulan bahwa Facebook adalah sebuah alat, bukan tujuan. Tetaplah kita sebagai pemilik akun “man behind of the gun“, semua tergantung kita karena banyak hal positif yang ditawarkan dalam Facebook ini, apabila kita bisa memanfaatkan dan memaksimalkan penggunaannya dengan baik dan benar maka hal ini dapat menunjang produktifitas kita dalam bekerja, membangun silaturahmi, berdakwah, hingga membangun sebuah komunitas untuk kepentingan bisnis kita.

Referensi: Berbagai sumber

Older Entries Newer Entries