Mencegah Penyebaran Virus Di Flash Disk

Tinggalkan komentar

Mungkin sebagian besar kita sudah mengetahui apa itu Autorun.inf, tetapi saya yakin masih banyak juga yang belum tahu atau masih kurang tepat memahami tentang file autorun.inf ini. Hal ini terbukti masih sering kita dengan orang bertanya tentang virus Autorun.Inf, bagaimana cara menghapusnya dan lain-lainnya.

Kali ini akan dibahas sedikit lebih dalam mengenai Autorun.inf, semoga yang sudah tahu semakin tahu dan yang belum tahu mulai sedikit paham tentang autorun.inf, baik struktur yang ada didalamnya, manfaat, bahaya dan cara mematikan autorun.inf.

Autorun atau autoplay merupakan fasilitas di sistem operasi yang berfungsi menjalankan file secara otomatis ketika media seperti CD-ROM, DVD-ROM, Flash disk dan lainnya di masukkan/pasang di komputer. Sehingga ketika berbagai media tersebut dimasukkan, tanpa kita menjalankan apapun, ada program yang akan otomatis berjalan sendiri. Fitur ini biasa dimanfaatkan dalam CD Driver yang disertakan ketika membeli motherboard / VGA. Tetapi saat ini tidak dipungkiri malah dimanfaatkan sebagai media penyebar virus, terutama melalui flashdisk. Apalagi dengan penggunaan flashdisk yang sudah seperti jamur di musim hujan..

Sedangkan file Autorun.inf sendiri merupakan file yang berisi instruksi tertentu, tentang apa yang otomatis dijalankan ketika media seperti flashdisk/CD dimasukkan ke komputer. Instruksi ini dapat berupa perintah untuk menjalankan file exe.

STRUKTUR AUTORUN.INF

Autorun.inf hanya berupa text file biasa dan bisa dibuka dengan text editor seperti notepad. Ada baris-baris kode yang umum dijumpai didalamnya. Sebenarnya ada beberapa bagian (Key) yang bisa ditulis di autorun, yaitu [Autorun], [Content], [ExclusiveContentPaths], [IgnoreContentPaths], dan [DeviceInstall]. Disini hanya akan dibahas beberapa struktur [Autorun] saja, karena memang ini yang sering kita lihat ( selengkapnya bisa di baca disini )

Open

Perintah ini akan otomatis menjalankan file exe yang ada. Misalnya sebagai berikut:

Open=setup.exe (akan menjalankan file setup.exe yang berada satu direktory dengan autorun /root direktory)

Open=virus\inivirus.exe (akan menjalankan file inivius.exe yang ada di folder virus)

Action

Untuk menampilkan nama/pesan ketika muncul Autoplay dialog.

shellexecute

Hampir sama dengan perintah Open, tetapi bisa juga untuk selain file exe, termasuk link website dan bisa ditambah dengan parameter sesudah nama file. Contoh:

shellexecute=http://ebsoft.web.id

action=Kunjungi ebsoft.web.id

Icon

Untuk memberi icon di media yang dipakai (yang berisi autorun.inf). Bisa menggunakan file .ico, .exe .dll maupun .bmp. Contohnya :

icon=MyProg.exe,1

icon=myicon.ico

Label

Untuk memberi label (nama) pada media yang digunakan (nama drive CD-ROM atau flashdisk yang berisi autorun.inf tersebut.

label=Flashdisk Hebat

Shell

Untuk menampilkan menu ketika klik kanan drive yang bersangkutan. Misalnya contoh berikut :

shell\menu baru=buka file contoh

shell\menu-baru\command=notepad “file-contoh.txt”

shell=menu baru

dengan kode diatas, maka ketika kita klik kanan drive-nya akan muncul menu “buka file contoh”. jika baris pertama dihilangkan maka menunya “menu baru”. dan ketika menu tersebut di klik akan dijalankan notepad dengan membuka file “file-contoh.txt”. Jadi ketika baris kode tersebut saling berhubungan. Jika baris 1 dan 3 sama-sama digunakan maka baris 3 akan diabaikan.

Selanjutnya ketika fasilitas Autorun dihilangkan / dinon-aktifkan, maka program di open dan shellexecute tidak akan berjalan secara otomatis. Tetapi label, icon dan menu klik kanan tetap akan tampil. Agar lebih aman, maka kita bisa me-nonaktifkan fasilitas Autorun ini. bagaimana caranya ? Berikut penjelasannya :

Berbagai cara me-nonaktifkan fasilitas Autorun di Windows

Menekan dan menahan tombol Shift ketika kita memasang/memasukkan Flashdisk/CD-ROM ( tidak berjalan di windows Vista).

Me-nonaktifkan melalui Registry

Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc

Me-nonaktifkan Autorun melalui Registry

  • Buka Registry Editor, Start Menu > Run.
  • ketikkan Regedit.
  • Buka Key berikut: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion \Policies\Explorer
  • Jika ada “Key NoDriveTypeAutoRun”, maka double klik dan isi nilainya dengan salah satu nilai berikut :
Decimal Hexadecimal Efek yang dihasilkan
181 b5 Autorun tidak berjalan sama ekali untuk semua media
149 95 Autorun hanya aktif untuk CD-ROM / DVD-ROM
177 b1 Autorun hanya aktif untuk flash drive (flashdisk dan sejenisnya)
145 91 Autorun aktif untuk semua media

Jika Key NoDriveTypeAutoRun tidak ada, maka buat dengan cara: Klik kanan, pilih New > Binary Value. Kemudian beri nama NoDriveTypeAutoRun, dan isi nilainya ( double klik) dengan nilai diatas.

Langkah diatas hanya berefek di User yang bersangkutan. Agar berefek di semua pengguna komputer, lakukan hal yang sama untuk Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\

Artikel diatas hanya untuk Windows XP, apabila masih menggunakan Win 9x/ME maka caranya sedikit berbeda.

Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc

Ini bisa dilakukan untuk pengguna Windows 2000, Server 2003 dan Windows XP Professional, langkah-langkahnya sebagai berikut :

Dari Start Menu > Run, ketikkan gpedit.msc lalu klik OK.

Pilih Computer Configuration > Administrative Template dan klik System

Di panel Settings, klik kanan Turn off Autoplay dan klik Properties ( di windows 2000, namanya Disable Autoplay)

Klik Enabled kemudian pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk mematikan fasilitas autorun di semua drive.

Klik OK, dan tutup window dialog tersebut.

Restart Komputer.

Untuk Pengguna Windows Vista, caranya sebagai berikut :

Dari Start Menu ketikkan Gpedit.msc di box Start Search lalu tekan enter ( mungkin akan di tampilkan perintah untuk memasukkan password administrator)

Di bagian Computer Configuration pilih Administrative Templates lalu pilih lagi Windows Components klik Autoplay Policies

Di panel Details, double klik Turn off Autoplay

Klik Enabled dan pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk me-nonaktifkan Autorun di semua drive.

Restart Komputer.

Jika cara diatas tidak berhasil menon aktfkan autorun, maka kemungkinan perlu download update sesuai dengan versi windows yang digunakan. Detailnya sebagai berikut :

Windows XP SP2 dan SP3 (KB950582)

Windows Server 2003 Itanium-based Systems (KB950582)

Windows Server 2003 x64 Edition (KB950582)

Windows Server 2003 (KB950582)

Windows XP x64 Edition (KB950582)

Windows 2000 (KB950582)

Sumber: ebsoft.web.id

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Autorun.inf

http://support.microsoft.com/kb/953252/en-us

http://www.dailycupoftech.com/usb-drive-autoruninf-tweaking/

http://msdn.microsoft.com/en-us/library/bb776823.aspx

Sejarah singkat WWW – Netscape – Mozilla

2 Komentar

Salah satu lembaga dunia yang pertama-tama terhubung ke jaringan internet adalah Conseil Europeen pour la Recherche Nucleaire (CERN), badan penelitian nuklir Eropa yang bermarkas di Jenewa, Swiss. Beranggotakan 9.000 fisikawan, badan tersebut menghadapi sebuah masalah, yakni menemukan cara agar para ilmuwan bisa saling berbagi catatan, naskah ilmiah, foto dan grafik. Solusi datang dari seorang programer bernama Tim Berners-Lee.

Pada 1979, mahasiswa pascasarjana di CERN itu menulis sebuah program primitif yang memungkinkan orang saling bertukar dokumen elektronik. Tetapi, waktu itu, ia tak mampu menyelesaikannya dan upaya tersebut dihentikan.

WWW

Pada 1990, Berners-Lee, yang kali ini berusia 35 tahun, berpikir ulang dan menghidupkan kembali proyeknya. Kali ini ia bekerja dengan sebuah mesin yang sangat canggih, komputer NeXT buatan Steve Jobs (pendiri Apple). Kebetulan, komputer tersebut memiliki paduan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat untuk menampilkan informasi secara visual.

Selama beberapa bulan, Berners-Lee menulis ulang program komputernya dan berhasil menciptakan browser, sejenis perangkat penjelajah internet. Ia juga membuat beberapa halaman web yang bisa diakses. Ini adalah versi pertama dari World Wide Web, nama yang dicetuskan sendiri oleh Berners-Lee dan biasa disingkat WWW.

Apa yang diciptakan Berners-Lee adalah seperangkat kode–dinamai Hyper Text Markup Language (HTML)–untuk mengatur tampilan pada halaman web. Sementara itu, halaman tersebut bisa diakses melalui Hyper Text Terminal Program (HTTP).

Tahun 1992, salah seorang mahasiswa di National Center for Supercomputer Applications (NCSA) di University of Illinois melihat beberapa literatur WWW dan tertarik mendalaminya. Ia mengambil beberapa program yang disediakan secara gratis dan menunjukannya kepada seorang teman bernama Marc Andreessen.

Mosaic

Segera tim NCSA membuat program serupa. Andreessen sebenarnya bukan pemrogram jempolan. Tapi, ia pandai membujuk. Ia berhasil meyakinkan hacker jagoan, Eric Bina, untuk bergabung. Lahirlah browser bernama Mosaic. Apa yang dihasilkan Bina lebih canggih dibandingkan produk Berners-Lee. Mosaic lebih sederhana dan logis sehingga mudah digunakan, termasuk oleh orang awam.

Di awal 1994, koran New York Times menulis artikel tentang Mosaic. Tulisan itu menarik minat Jim Clark, mantan pengajar di Stanford yang menjadi pebisnis. Ia segera mengontak Andreessen yang saat itu telah lulus dan bekerja di California.

Mereka mendirikan Mosaic Communications untuk membuat browser yang lebih baik lagi. Tapi, University of Illinois keberatan karya kampus dikomersialkan. Andreessen dan Clark mengubah nama perusahaan dan produk mereka menjadi Nestcape.

Keputusan Nestcape untuk memberikan perangkat lunak secara gratis membawa internet kepada publik yang semakin luas. Pada akhir 1994, banyak orang mulai menggunakan browser. Tanpa dipicu penanaman modal, halaman web bertumbuh di internet. Setiap minat diwakili. Setiap hobi muncul. Karena mudah, semua orang bisa membuat halaman web.

Saham Publik

Pada Agustus 1995, Nestcape melakukan penawaran saham publik. Orang berlomba-lomba ingin menjadi bagian dari kisah sukses ini. Saham Andreessen di perusahaan itu mendadak menjadi bernilai $100 juta. Padahal, ia belum pernah menulis satu baris kode program pun sejak bergabung di perusahaan itu.

Tetapi, kisah sukses itu segera dilibas Microsoft yang memunculkan Internet Explorer (IE). Bill Gates sadar bahwa masa depan perusahaannya bergantung pada kemampuan beradaptasi dengan internet, babak terbaru dari revolusi digital. Langkah Gates menjual IE satu paket dengan Windows memuat Nestcape mulai kehilangan pamor.

Nestcape–yang mendasarkan bisnisnya pada produk tunggal–berada di ujung tanduk. Perusahaan yang ikut meluncurkan ledakan internet itu malah tersesat sendiri. Ia tidak mempunyai sesuatu yang unik untuk
terus memimpin pasar. Akhirnya, program Nestcape dibuka kepada publik, menjadi open-source. Kini, ia hadir kembali dengan nama Mozila yang mulai populer menggeser IE.

Sumber: Netsains.com

Black Effect of Facebook

6 Komentar

black facebookTernyata asyik ya menggunakan Facebook itu? Pasti dong… dengan segudang layanan yang dimiliki oleh Facebok pasti membuat kita merasa nyaman dan betah bermain Facebook. Tapi ingat menggunakan Facebook jangan terlalu lama dan sering dikarenakan dapat membuat kita lupa belajar, lupa kerja, hingga lupa waktu. Ada beberapa riset yang dilakukan di luar negeri menerangkan bahwa Facebook ini dapat menyebabkan addicted alias kecanduan bagi siswa/mahasiswa sehingga dapat menurunkan prestasi akademik siswa/mahasiswa tersebut bahkan ada yang mendapatkan scorsing akibat kecanduan Facebook. Selain itu ada beberapa kasus kejahatan yang dilakukan oleh orang lain akibat menggunakan Facebook ini, semisal: penipuan, rasisme, hingga pembunuhan.

Black Effect of Facebook

  1. Broadcast effect: fasilitas wall yang dimiliki Facebook memungkinkan tiap orang yang telah berteman membaca dialog yang kita lakukan di wall. Sebagaimana tiap orang bisa membaca apa pun yang tertulis di sebuah tembok (wall) yang kita lewati. Cara terbaik memanfaatkan wall adalah mempelajari privacy setting. Ada yang menutup sama sekali fasilitas wall, tapi ada juga yang hanya membuka bagi yang menulis, namun jawaban kita sebagai pemilik akun, tak ditampilkan. Untungnya Facebook masih menyediakan fasilitas message yang masih menjaga percakapan hanya terjadi diantara pengguna message. Persis seperti fasilitas e-mail yang kita miliki.
  2. Self-Explore effect: tak dapat dipungkiri, Facebook pada akhirnya menjadi etalase pribadi paling efektif. Dalam bahasa pertemanan, Facebook bisa menjadi tempat menampilkan citra kesempurnaan diri bahkan sampai tingkat yang sangat detil dan sempurna (narcism) utamanya melalui rangkaian foto-foto yang melengkapi profile pemilik akun. Bagi yang menyadari narcism sulit dilakukan di dunia off-line (baca : dunia nyata), Facebook-lah tempatnya. Namun, bisa jadi malah sebaliknya bahwa bahkan di dunia online pun seseorang ternyata tidak juga bisa ‘memperbaiki citra diri’ mereka. Artinya, tetap saja humor dan lelucon yang sering dilakukan secara off-line, tetap mengikutinya di dunia online juga. Sah-sah saja. Karena akun Facebook adalah milik anda sendiri, maka andalah sutradara sekaligus investornya. Saran terbaik adalah tetap menjadi diri sendiri.
  3. Addiction effect: sulit mengingkari bahwa Facebook dengan segala fasilitasnya bisa menjadikan pemilik akun ketagihan. Sering kita baca ulasan di media bagaimana seorang pemilik akun Facebook begitu ketagihan, karena akhirnya dimanapun ia berada maka koneksi Facebook menjadi perhatiannya dari mulai berangkat kantor, di jalan, di kantor bahkan sampai kembali ke rumah. Pusat perhatiannya adalah Facebook. Dalam beberapa hal mungkin ini bisa mempengaruhi produktifitas kita. Bahkan penggunaan perangkat tertentu yang dengan cerdik memanfaatkan koneksitas antara lain dengan Facebook ini, bisa-bisa menciptakan autisme sosial: dimana saja, kapan saja asyik memainkan jemarinya hingga tanpa sadar lift yang ia tumpangi telah menyisakan ia seorang diri, bahkan sampai diibaratkan sang ibu akan membawa laptopnya ke surga karena tak mau kehilangan kontak dengan Facebook. Facebook memang mendekatkan yang jauh, tapi terkadang menjauhkan yang sudah dekat.
  4. Intelligence effect: dengan berbagai kemudahan mendapatkan informasi, Facebook memang bisa menjadi ‘agen rahasia’ bagi orang lain. Itulah yang kemudian memunculkan cerita sendu (bahkan seram) para pemilik akun. Buku Step by Step Facebook karya Sartika Kurniali mencatat beberapa kasus nyata yang terjadi sebagai akibat penggunaan Facebook. Karena itu banyaknya teman ‘maya’ yang dihimpun bukanlah sebuah ukuran. Saran terbaik memang tetap selektif melakukan proses add friend maupun confirm friend.

Popularitas situs jejaring sosial yang semakin hari semakin berkembang membawa dampak yang cukup besar bagi kehidupan seseorang di dunia nyata. Survei terbaru di Inggris, menyebutkan situs jejaring sosial seperti Facebook telah mengubah kehidupan individu/seseorang. Telegraph.co.uk, Minggu (3/5/2009) melansir dari sekira 1600 orang, hampir 50 persennya mengaku telah mengalami perubahan dalam hidupnya akibat keseringan menghabiskan waktu bermain situs jejaring sosial.

Hasil survey menunjukkan, orang-orang Inggris kini terkesan lebih tertutup alias introvert terhadap keluarga ataupun teman.

  • Introvert merupakan pribadi yang bersifat menyendiri dan biasanya lebih pendiam dan tertutup, sedikit bicara dan lebih suka menjadi pendengar yang baik dalam suatu kelompok. Orang introvert umumnya pendiam, sensitif, gampang terprovokasi, dan memiliki sedikit teman daripada kerumunan orang. Tak hanya itu, bermain situs jejaring sosial juga mengurangi waktu percakapan dengan panggilan telepon, atau mengirim pesan singkat kepada kawannya.

Inggris dapat dikatakan sebagai Negara yang kecanduan situs jejaring sosial, hampir 50% generasi mudanya memiliki akun di minimal satu situs jejaring. Sedangkan urutan kedua adalah Amerika Serikat dengan 40%, Perancis dengan 27%, dan Jepang dengan 33%.

Kesimpulan

Facebook memiliki segudang kelebihan dan kekurangan yang ada didalamnya. Nah dari uraian diatas kita dapat menarik beberapa kesimpulan bahwa Facebook adalah sebuah alat, bukan tujuan. Tetaplah kita sebagai pemilik akun “man behind of the gun“, semua tergantung kita karena banyak hal positif yang ditawarkan dalam Facebook ini, apabila kita bisa memanfaatkan dan memaksimalkan penggunaannya dengan baik dan benar maka hal ini dapat menunjang produktifitas kita dalam bekerja, membangun silaturahmi, berdakwah, hingga membangun sebuah komunitas untuk kepentingan bisnis kita.

Referensi: Berbagai sumber

Situs Pencari File PDF

2 Komentar

pdf-search

Bagi anda yang selama ini merasa kesulitan dalam mecari artikel pdf di internet, saya memberikan alternatif dalam mencari file pdf di internet.

Cobalah pdf-search-engine.com, disini anda dapat mendapatkan lebih dari sekedar file pdf saja akan tetapi file pdf yang anda cari tersebut dapat diekspor ke file html dan file flash.

Semoga bermanfaat 🙂

Menggunakan Y!M lebih dari 1 aplikasi

Tinggalkan komentar

Anda pengguna Yahoo Messenger (YM) dan memiliki 2 account YM (misalnya satu ID pribadi dan satu lagi ID perusahaan) dan ingin menggunakan 2 account YM dalam 1 PC / laptop menggunakan 2 software aplikasi Y!M secara bersamaan; Berikut ini saya berikan tips-nya, yaitu melakukan modifikasi terhadap registry Windows :

1. Tekan tombol Winkey + R. Ketikkan regedit

2. Arahkan ke HKEY_CURRENT_USER > Software > Yahoo > Pager > Test

3. Klik kanan New > DWORD Value

4. Beri nama plural pada field value name; Isikan angka 1 pada field value data. Base-nya pilih Hexadecimal

5. Restart YM, cobalah untuk membuka lebih dari 1 YM.

Value data dapat diisi lebih dari 1, tergantung beban (memory) PC anda, semakin besar nilainya, semakin banyak YM yang bisa dibuka, semakin juga berat beban PC. Selamat, anda sekarang sudah bisa menjalankan aplikasi YM dengan multi user.

Saya saat ini menggunakan  Y!M v8.1

Apakah Torrent itu ???

Tinggalkan komentar

Saat kita browsing di internet, kita melihat, membaca dan mendengar sebuah kata yang mungkin asing di dengar oleh sebagian orang, kata itu bernama “Torrent”.

Ada beragam cara untuk mendownload sebuah file di internet dan salah satunya adalah dengan Torrent. Kira-kira apa ya torrent itu ???

Torrent merupakan sebuah cara mendownload sebuah file dengan data link tracker. Maksudnya adalah dengan bantuan sebuah software client torrent seperti bittorent kita akan dihubungkan oleh seluruh pc yang online (seeder) di dunia yang menyediakan file yang kita download sehingga proses downloadnya bisa lebih cepat.

Anti Virus Palsu dan Pencegahannya

Tinggalkan komentar

Beberapa waktu yang lalu, di Internet telah bertebaran beberapa aplikasi anti virus gadungan yang meyakinkan bahwa aplikasi tersebut adalah anti virus, anti spyware, anti malware atau yang lainnya. Banyak orang, instansi yang tertipu akan aplikasi ini. Tidak heran apabila banyak orang yang terkecoh dengan tampilan design yang menyerupai anti virus yang berisi pesan-pesan yang meyakinkan bahwa komputer user telah terkontaminasi virus dan solusinya adalah menginstall program tadi.

Dalam dunia Virus-Antivirus (security), program ini masuk dalam kategori Rogue Security Program, yaitu software yang mengaku men-scan/mendeteksi malware ( virus, trojan, worm, spyware dan sejenisnya) atau berbagai masalah lain di komputer, tetapi pada dasarnya berusaha menipu atau mendesak penggunanya untuk membeli program tersebut dengan cara menganggu, menampilkan pesan yang tidak benar tentang kondisi komputer, menampilkan hasil scan yang tidak benar dan sejenisnya.

Yang jadi masalah adalah terkadang aplikasi ini terinstall tanpa sepengetahuan pengguna atau tanpa ijin. Hehehe… runyam donk kalo udah begini. Berikut program/aplikasi yang mirip antivirus : Windows Antivirus, Micro Antivirus 2009, Antivirus Security, XP Protector 2009, dan masih yang lainnya.

Berikut tips yang saya unduh dari ebsoft.web.id untuk menghindari dari program jahat tersebut:

  • Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus.
  • Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya.
  • Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
  • Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus.
  • Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai.
    Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu.

Semoga bermanfaat.