Beberapa waktu yang lalu, di Internet telah bertebaran beberapa aplikasi anti virus gadungan yang meyakinkan bahwa aplikasi tersebut adalah anti virus, anti spyware, anti malware atau yang lainnya. Banyak orang, instansi yang tertipu akan aplikasi ini. Tidak heran apabila banyak orang yang terkecoh dengan tampilan design yang menyerupai anti virus yang berisi pesan-pesan yang meyakinkan bahwa komputer user telah terkontaminasi virus dan solusinya adalah menginstall program tadi.

Dalam dunia Virus-Antivirus (security), program ini masuk dalam kategori Rogue Security Program, yaitu software yang mengaku men-scan/mendeteksi malware ( virus, trojan, worm, spyware dan sejenisnya) atau berbagai masalah lain di komputer, tetapi pada dasarnya berusaha menipu atau mendesak penggunanya untuk membeli program tersebut dengan cara menganggu, menampilkan pesan yang tidak benar tentang kondisi komputer, menampilkan hasil scan yang tidak benar dan sejenisnya.

Yang jadi masalah adalah terkadang aplikasi ini terinstall tanpa sepengetahuan pengguna atau tanpa ijin. Hehehe… runyam donk kalo udah begini. Berikut program/aplikasi yang mirip antivirus : Windows Antivirus, Micro Antivirus 2009, Antivirus Security, XP Protector 2009, dan masih yang lainnya.

Berikut tips yang saya unduh dari ebsoft.web.id untuk menghindari dari program jahat tersebut:

  • Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus.
  • Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya.
  • Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
  • Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus.
  • Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai.
    Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu.

Semoga bermanfaat.